Isu Kebakaran Di Mana – Mana, Cegah Sekarang Juga!

Isu Kebakaran Di Mana – Mana, Cegah Sekarang Juga! – Kebakaran merupakan salah satu bencana yang sering terjadi. Insiden ini dapat disebabkan oleh kondisi alam yang kurang bersahabat. Namun, sebagian besar kejadian kebakaran di seluruh dunia adalah ulah tangan – tangan tidak bertanggung jawab manusia.Menurut KBBI, arti dari kata ‘Kebakaran’ merupakan peristiwa terbakarnya sesuatu, seperti rumah, hutan, gedung, dan sebagainya.

Isu kebakaran yang sering terjadi dan berdampak besar adalah tentang kebakaran hutan. Kebakaran hutan dapat berlangsung dalam durasi yang sangat lama. Lingkungan di sekitar lokasi kejadian pun akan tercemar dan terasa tidak sehat.

Unsur – unsur kebakaran hutan
Kebakaran dapat terjadi kapan saja dan di mana saja asalkan unsur – unsur yang menjadi faktor penyebabnya terpenuhi. Unsur – unsur terjadinya kebakaran antara lain adalah:
1. Fuel (Bahan bakar)
Bahan bakar pada kebakaran ini adalah bahan yang umumnya mudah terbakar. Wujudnya dapat berupa padat, cair, maupun gas. Contohnya adalah karet, bensin, atau acetelin yang mana merupakan benda – benda mudah terbakar.

2. Oxygen (O2)
Pembakaran suatu material dapat terjadi jika terdapat oksigen di lingkungannya. Jika pada suatu wilayah kadar oksigennya lebih dari 12%, maka pembakaran dapat terjadi. Semakin tinggi persentase oksigen yang tersedia makan semakin besar nyala api yang dapat terjadi. Di udara bebas kadar oksigennya berkisar pada angka 21% pada keadaan normal. Dengan kondisi ini, pembakaran yang terjadi di udara dapat berlangsung cukup mudah.

3. Heat (Suhu panas)
Pada lingkungan yang bersuhu tinggi, pembakaran lebih mudah terjadi. Pada kebanyakan kasus kebakaran hutan, cuaca yang sedang terik membuat pembakaran menjadi lebih cepat.

Isu Kebakaran Di Mana - Mana, Cegah Sekarang Juga!

Pencegahan sederhana kebakaran hutan
Walaupun kemungkinan terjadinya kebakaran hutan didukung oleh keadaan lingkungan yang ada, insiden ini dapat dicegah. Pencegahan dapat dilakukan mulai dari hal – hal sederhana. Tidak lupa, pelatihan pencegahan ini dapat dilakukan oleh siapa saja. Jadi, tidak ada alasan lagi bagi seseorang untuk tidak mengupayakan pencegahan sejak dini. Berikut ini ada beberapa langkah dari pemain judi poker online Indoensia yang menjadi seorang pencegahan kebakaran hutan profesional yang dapat diikuti untuk mencegah kebakaran hutan, yaitu:

1. Jangan tergiur melakukan pembakaran lahan!
2. Perokok, jangan buang puntung di sekitar semak kering atau lokasi yang mudah terbakar!
3. Bantu awasi serta pantau titik kebakaran hutan
4. Jangan tunda melapor saat menyaksikan ada kebakaran hutan!

Beberapa langkah tersebut perlu dilakukan oleh semua orang untuk memulai tahap kecil dalam pencegahan kebakaran hutan yang terjadi. Dengan banyaknya orang yang melakukan gerakan pencegahan ini, maka terjadinya kebakaran hutan semakin dapat diminimalisir lebih cepat. Lingkungan pun dapat terasa lebih sehat tanpa kabut asap dari akibat pembakaran hutan. Ayo mulai!

Kebakaran Hutan Liar Beserta Upaya Pelatihan Pencegahannya
Artikel Blog Informasi Tips dan Info

Kebakaran Hutan Liar Beserta Upaya Pelatihan Pencegahannya

Kebakaran Hutan Liar Beserta Upaya Pelatihan Pencegahannya – Kebakaran hutan secara liar menimbulkan banyak kerugian dalam berbagai aspek kehidupan. Hal ini dikarenakan hutan merupakan tempat yang banyak menghasilkan sumber daya alam potensial dan bernilai jual tinggi. Di Indonesia sebagai negara yang memiliki banyak kawasan hutan kerap mengalami kasus kebaran hutan secara liar setiap tahunnya. Kebakaran ini disebabkan karena faktor alam maupun faktor manusia, mengingat kemarau berkepanjangan bisa memunculkan percikan api pemicu kebaran sehingga tidak hanya berasal dari ulah manusia saja. Kebakaran hutan yang terjadi akibat ulah manusia dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab karena mereka hanya mementingkan kepentingan pribadinya tanpa memperhatikan kondisi alam, lingkungan di sekitarnya dan keberlangsungan ekosistem hutan tersebut.

Di Indonesia terdapat sebanyak 135,7 hektare kawasan hutan liar yang terbakar pada tahun 2019 lalu, dimana kasus paling parah terjadi di Sumatera dan Kalimantan. Kebarakan hutan setiap tahunnya semakin meningkat dan dianggap sebagai bencana nasional yang sangat berbahaya jika tidak segera ditangani mengingat dampak yang ditimbulkan bisa sangat berbahaya bagi kehidupan hewan ataupun keseimbangan ekosistem di sekitarnya seperti tanaman-tanaman berkhasiat juga bisa ikut mati karena adanya kebakaran ini. Tidak hanya hewan dan tanaman, melainkan manusia juga bisa secara langsung menerima imbas kurang baik terhadap kesehatan karena asap kebakaran hutan sangatlah berbahaya jika terhirup dan masuk ke paru-paru. Oleh sebab itu, tidak jarang juga kasus kebarakan hutan mampu memakan korban jiwa. Selain itu, asap akibat kebakaran hutan juga bisa menganggu stabilitas dan mobilitas masyarakat karena jarak pandak akan berkurang sehingga bisa berbahaya bagi perjalanan ataupun distribusi kegiatan ekonomi. Dengan demikian, penting untuk kita ketahui menangani bagaimana contoh upaya pelatihan yang seharusnya dilakukan oleh semua anggota agen sbobet untuk meminimalisir terjadinya kasus kebakaran hutan yang banyak membawa pengaruh tidak bagus buat ekosistem dan lingkungan. Berikut di bawah ini ialah beberapa diantaranya:

  1. Menghindari aktivitas membakar di sekitar kawasan hutan, seperti mislanya menjauhkan area pembakaran sampah dari area pepohonan rindang atau hutan. Terlebih ketika musim kemarau dan banyak dijumpai angin kencang karena kondisi ini akan mengakibatkan kobaran api lebih mudah terbawa angin sehingga kemungkinan terjadinya kebakaran hutan akan lebih besar.
  2. Menjauhkan area pembakaran minimal sejauh 500 kaki dari area pemukiman ataupun hutan. Hal ini dilakukan dengan tujan untuk mencegah api merambat ke pemukiman ataupun hutan.
  3. Jangan membuang puntung rokok sembarang, terlebih jika puntung rokok tersebut masih menyala atau terdapat api di dalamnya. Buanglah puntung rokok jauh dari kawasan hutan ataupun ranting dan pepohonan kering dengan kondisi yang telah dipastikan benar-benar tidak terdapat api didalamnya.
  4. Jangan sekali-kali menyalakan api unggul di kawasan lereng atau tempat yang rawan terjadi kebakaran. Setelah acara tersebut selesai, maka Anda harus memastikan bahwa api benar-benar sudah padam sehingga kecil kemungkinan akan merambat pada tempat-tempat yang tidak diinginkan.

Itulah 4 cara yang bisa dijadikan sebagai upaya pelatihan masyarakat guna mencegah terjadinya kebaran di kawasan hutan. Ke-4 cara diatas harus bisa dijalankan secara kompak oleh seluruh masyarakat agar bencana kebakaran hutan bisa diminalisir dan dicegah. Hal ini harus ditanamkan sejak dini dan dijadikan sebagai kebiasaan dalam masyarakat, mengingat kebakaran hutan masih kerap terjadi walaupun upaya melakukan pelatihan peduli lingkungan telah diterapkan oleh masyarakat. Upaya pelatihan dan peduli hutan membawa banyak pengaruh terhadap lingkungan dan kelangsungan kehidupan.

Cara Tepat Melakukan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan Liar
Uncategorized

Cara Tepat Melakukan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan Liar

Cara Tepat Melakukan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan Liar – Kebakaran hutan merupakan salah satu bencana alam yang merugikan. Penyebab kebakaran hutan sendiri bisa disebabkan oleh berbagai macam. Kerugian dari adanya kebakaran hutan sendiri cukup banyak dan dirasakan oleh berbagai pihak. Seperti contohnya masyarakat, para pekerja, petani hutan, pabrik kayu dan yang lainnya. Untuk itu perlu adanya suatu cara yang dapat digunakan untuk menanggulangi dari adanya bencana kebakaran hutan liar ini.

Berikut ini merupakan cara-cara yang bisa dilakukan untuk menanggulangi adanya bencana kebakaran hutan:

  1. Mengawasi Titik Rawan Kebakaran Hutan
    Cara penanggulangan kebakaran hutan liar yang pertama yaitu dengan mengawasi titik rawan kebakaran hutan. Di Indonesia sendiri titik rawan tersebut seperti contohnya berada di Provinsi Kalimantan dan Sulawesi. Oleh karena hal tersebut maka harus ada pengawasan ekstra dari tempat titik rawan kebakaran tersebut. beberapa tanda yang dapat menandakan bahwa tempat tersebut merupakan titik rawan yaitu seperti adanya penumpukan bahan-bahan yang mudah terbakar. Contohnya seperti rumput-rumput yang mengering dan kayu. Salah satu metode yang bisa digunakan untuk menganalisis yaitu Indeks Keetch Bryam . Metode yang satu ini merupakan sebuah penilaian bahaya kebakaran hutan yang dapat diandalkan untuk dapat menilai tingkat kerawanan dalam suatu daerah tertentu terhadap adanya bahaya kebakaran.
  2. Melakukan Patroli dan Pengawasan Lebih Ketat
    Cara yang selanjutnya yaitu dengan melakukan patroli dan pengawasan yang lebih ketat. Pengawasan tersebut bisa dilakukan di daerah yang rawan terhadap titik kebakaran. Dari adanya patroli dan pengawasan yang lebih ketat diharapkan bahwa adanya kebakaran hutan liar dapat diminimalisir kan. Terlebih ketika musim kemarau telah tiba kegiatan pengawasan dan patroli harus lebih sering dilakukan.
  3. Pendeteksi Kebakaran Hutan
    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melakukan pendeteksi kebakaran hutan sedini mungkin. Seperti contohnya yaitu membangun menara pengawas dengan jarak banteng jauh yang sudah dilengkapi dengan berbagai macam sarana pendeteksi. Seperti contohnya teropong dan juga alat komunikasi yang baik. Atau bisa juga dengan membangun sebuah pos ke jaga di sekitar area tanaman dan juga di kawasan pembatasan dengan penduduk ataupun lahan usaha. Jika sudah untuk dapat mendeteksi kebakaran hutan sedini mungkin juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan sebaik mungkin berbagai informasi penerbangan data satelit dan juga data cuaca yang ada pada area kawasan hutan tersebut.
  4. Peralatan Pemadaman Kebakaran Hutan
    Dengan mempersiapkan alat pemadaman kebakaran hutan, maka diharapkan jika suatu saat terjadi kebakaran maka tidak akan meluas dan dapat segera ditangani di. Dengan persiapan alat pemadam kebakaran hutan tersebut maka tidak perlu kebingungan lagi jika kebakaran terjadi dapat segera diatasi.
  5. Memasang Alarm Peringatan Bahaya Kebakaran
    Memasang alarm peringatan bahaya kebakaran juga bisa menjadi salah satu solusi penanggulangan kebakaran hutan. Dengan adanya alarm ini diharapkan bahwa ketika terjadi kebakaran warga atau penduduk sekitar bisa segera memadamkan api tersebut Sebelum menjadi besar. Tentunya peran teknologi Disini sangat penting.
  6. Melakukan Penyuluhan
    Penyuluhan ini penting untuk dilakukan terhadap masyarakat atau penduduk sekitar dari tersebut. dengan tujuan dapat meningkatkan kepedulian dari masyarakat terhadap adanya bencana alam kebakaran hutan. Penyuluhan ini juga bertujuan agar masyarakat dapat paham lebih jauh bagaimana menangani jika suatu saat terjadi kebakaran hutan.
Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan Liar

Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk melakukan pencegahan terhadap kebakaran hutan liar. Selain itu penting juga untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Karena bisa saja itu merupakan salah satu penyebab kebakaran besar di hutan. Jika harus melakukan satu pembakaran pastikan bahwa api sudah padam dengan benar.

Cara Mencegah Kebakaran Hutan
Artikel Blog Informasi

Cara Mencegah Kebakaran Hutan

Cara Mencegah Kebakaran Hutan – Sebagian manusia mungkin sudah mendengar pembahasan mengenai kebakaran hutan. Sebagian lainnya mungkin masih antusias membahas masalah besar yang satu ini. Serta sebagian lainnya mungkin geram setiap mendengar berita mengenai pembakaran hutan maupun lahan. Beberapa waktu yang lalu, Indonesia sempat diresahkan dengan tangan – tangan tak bertanggung jawab milik manusia yang tega membakar hutan. Padahal adanya hutan menjadi pemasok oksigen bagi mahkluk hidup. Keberadaan hutan juga menjadi pencegah berbagai bencana seperti banjir dan tanah longsor. Jika kedua bencana ini terjadi, manusia pun akan mengalami kerugian materi. Selain kerugian materi, manusia juga akan mudah terserang penyakit tertentu.

Manfaat hutan
Apakah masih ada banyak orang yang tidak tahu manfaat keberadaan hutan sehingga dengan teganya membakar pepohonan yang menjadi pengurang kadar karbon dioksida di udara? Bagi yang belum mengetahuinya, berikut adalah beberapa manfaat adanya hutan yang harus dijaga kelestariannya:

1. Menyimpan keanekaragaman hayati
Hutan merupakan salah satu kawasan dengan keanekaragaman hayati yang sangat beragam. Di dalamnya terdapat flora dan fauna yang mungkin tidak ditemukan di tempat lainnya. Bagi flora dan fauna tersebut, hutan merupakan rumah yang nyaman.

2. Hutan menyediakan oksigen
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, hutan menyediakan oksigen yang bermanfaat bagi makhluk hidup lainnya. Dengan adanya hutan, udara menjadi lebih sejuk.

3. Hutan mengurangi karbon dioksida
Karbon dioksida merupakan salah satu zat berbahaya. Hutan mengurangi zat tersebut melalui proses fotosintesis oleh pepohonan.

4. Hutan dapat mengatasi penggenangan
Mengapa hutan dapat mencegah banjir? Pepohonan memiliki kemampuan evapotranspirasi. Kemampuan ini membuat pohon mampu menguapkan air dan melepaskannya ke atmosfer. Hal ini dapat mengurangi genangan yang memungkinkan terjadinya banjir.

Cara Mencegah Kebakaran Hutan

Upaya mencegah kebakaran hutan dimulai dari diri sendiri

Upaya – upaya atas suatu perubahan pasti harus dimulai dari diri sendiri. Sama halnya dengan kemauan mencegah kebakaran hutan, perlu dimulai dari diri sendiri untuk mewujudkan terjaganya hutan di masa yang akan datang. Beberapa langkah yang dapat dimulai dari diri sendiri adalah:


1. Tanamkan pada diri sendiri bahwa hutan sangatlah penting keberadaannya
2. Ingatlah bahwa perilaku pembakaran hutan hanya akan mendatangkan kerugian
3. Mengikuti forum atau pelatihan pencegahan kebakaran hutan
4. Laporkan segera jika menyaksikan kebakaran hutan
5. Tularkan kemauan pada orang sekitar


Khusus poin nomor lima, beberapa trik yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Melakukan penyuluhan kepada warga lingkungan sekitar mengenai pentingnya menjaga hutan
2. Membentuk forum diskusi online bersama anggota agen bola guna membahas langkah tepat pencegahan kebakaran hutan
3. Mengingatkan orang sekitar yang memiliki pikiran untuk melakukan pembakaran hutan

Nah, itu dia beberapa langkah yang mungkin dapat dicoba untuk menyebarkan energi positif yang dapat mencegah terjadinya kebakaran hutan di masa yang akan datang. Generasi penerus bangsa nantinya pasti akan membutuhkan hutan tersebut.

Fire Free Alliance Sebagai Respon Kebakaran Hutan
Artikel Blog Informasi Tips dan Info

Fire Free Alliance Sebagai Respon Kebakaran Hutan

Fire Free Alliance Sebagai Respon Kebakaran Hutan – Kebakaran hutan merupakan salah satu insiden yang sangat meresahkan. Dampak yang ditimbulkan dapat mengganggu keseimbangan alam dan kehidupan normal makhluk di sekitarnya. Tidak hanya manusia, hewan dan tumbuhan juga turut merasakan cekikan asap pembakaran yang benar – benar menyesakkan.

Hutan sebagai pemasok oksigen dan penyerap CO2 memiliki peran yang sangat penting dan krusial. Peran hutan tak dapat digantikan oleh komponen alam lain. Pengrusakan hutan oleh manusia akan memberikan kerugian pada manusia pula. Tidak hanya manusia yang merasakan kerugian tersebut, hewan – hewan yang tinggal di hutan yang dirusak pun akan merasa dalam bahaya. Hewan tersebut akan kehilangan tempat hidupnya.

Menanggapi gentingnya masalah kebakaran hutan ini, banyak sekali orang yang telah melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan atas kejadian yang sama. Dengan adanya upaya – upaya ini diharapkan kejadian kebakaran hutan di masa mendatang dapat sangat berkurang. Pemerintah sendiri pernah mencanangkan program SIGAP (Aksi Inspiratif Warga Untuk Perubahan) bagi beberapa masyarakat desa. Sebenarnya program ini merupakan salah satu program yang tujuannya melakukan perubahan yang akan berdampak pada ekologi nantinya. Kebakaran merupakan salah satu pembahasan di dalamnya karena dampaknya pada lingkungan.
Selain program dari pemerintah, hadir pula berbagai aliansi yang peduli akan isu – isu kebakaran, termasuk kebakaran hutan. Contohnya adalah FFA (Fire – Free Alliance).

Fire – Free Alliance (FFA)
Forum yang resmi dibentuk pada Bulan Maret tahun 2016 ini merupakan salah satu forum yang sifatnya sukarela. Anggota forum ini merupakan berbagai pemangku kepentingan seperti perusahaan kehutanan dan pertanian, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan mitra – mitra lainnya yang tertarik untuk memberikan kontribusinya pada penyelesaian berupa solusi berkelanjutan atas kejadian kabakaran dan kabut asap akibat pembakaran lahan di Indonesia.

Pada awal dibentuknya, forum ini memiliki beberapa penggagas di antaranya adalah APRIL Group, Asian Agri, IDH, PM.Haze, serta Rumah pohon dan Wilmar.

Tujuan utama dibentuknya FFA ini adalah guna mencapai solusi yang tepat sehingga dapat memberikan hasil berupa bebas dari kebakaran hutan dan kabut asap, khususnya di wilayah sekitar lokasi tempat penggagas beroperasi.

Niat dan tujuan yang dimiliki FFA ini tentu merupakan suatu hal yang baik yang dapat mendorong munculnya perasaan peduli orang – orang pada isu kebakaran hutan yang meresahkan ini. Dengan adanya forum semacam ini, pentingnya pencegahan terhadap kebakaran hutan jadi lebih tersebar luaskan. Dengan begitu, realisasi dari pencegahan kebakaran hutan di masa yang akan datang dapat lebih mudah terwujud. Jika setiap orang memiliki pemikiran yang sama mengenai pentingnya menjaga hutan bagi siapa saja, maka cita – cita bebas dari kebakaran hutan mungkin dapat terwujud.

Gerakan Pencegahan Kebakaran Hutan
Artikel Blog Informasi

Gerakan Pencegahan Kebakaran Hutan

Gerakan Pencegahan Kebakaran Hutan – Hutan bisa dikatakan sebagai paru – paru dunia. Keberlangsungan hidup makhluk hidup yang ada di bumi sedikit atau banyak bergantung pada keberadaan hutan, terutama hutan hujan. Hutan hujan yang banyak terdapat di daerah beriklim tropis merupakan kumpulan dari pohon – pohon tinggi yang memiliki kanopi. Udara segar sangat terasa saat berada di sekitar hutan. Dengan banyaknya pohon yang ada di hutan, hutan dapat dikatakan sebagai pemasok oksigen. Selain itu, pepohonan di hutan berperan aktif dalam mengurangi kadar CO2 di udara. CO2 di udara biasanya di sebabkan oleh asap pembakaran dari kendaraan bermotor. Melalui proses fotosintesis, CO2 ditambah air dan unsur hara dari tanah serta bantuan sinar matahari diserap dan diolah sehingga menghasilkan energi bagi tumbuhan serta O2 bagi makhluk hidup lainnya.

Kebakaran merupakan salah satu bencana yang sangat mengerikan dan merugikan. Akibat dari bencana yang lebih banyak disebabkan karena kesalahan manusia ini sangatlah fatal. Beberapa akibat yang timbul dari kebakaran selain kerugian materi adalah rasa trauma. Seseorang dapat merasakan trauma mulai dari yang ringan hingga berat setelah mengalami bencana kebakaran.

Lantas di mana sajakah kebakaran dapat terjadi? Kebakaran yang sering ditemui biasanya terjadi di pemukiman warga yang cukup padat. Selain itu, kebakaran juga dapat terjadi di gedung – gedung besar seperti pusat perbelanjaan atau perkantoran. Tak hanya itu, kebakaran juga dapat terjadi di hutan yang tentunya berdampak fatal.

Isu kebakaran hutan yang cukup parah adalah kebakaran yang terjadi di Kalimantan dan Sumatera. Kebakaran ini sangat mengganggu aktivitas warga sekitar. Jangkauan asap ini pun cukup jauh. Warga yang berada di kota lain pun ikut merasakan betapa mengganggunya asap tersebut bagi mata dan pernapasan. Bahkan berbagai aktivitas yang dilakukan warga harus terhenti dan kompetisi game yang diadakan oleh agen bola juga harus dihentikan karena ketebalan asap dari kebakaran hutan membuat para pemain judi online tidak bisa melanjuti kompetisi tersebut.

Upaya pencegahan
Menanggapi gentingnya masalah kebakaran hutan ini, banyak sekali orang yang telah melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan atas kejadian yang sama. Dengan adanya upaya – upaya ini diharapkan kejadian kebakaran hutan di masa mendatang dapat sangat berkurang. Pemerintah sendiri pernah mencanangkan program SIGAP (Aksi Inspiratif Warga Untuk Perubahan) bagi beberapa masyarakat desa. Sebenarnya program ini merupakan salah satu program yang tujuannya melakukan perubahan yang akan berdampak pada ekologi nantinya. Kebakaran merupakan salah satu pembahasan di dalamnya karena dampaknya pada lingkungan.

Selain program dari pemerintah, hadir pula berbagai aliansi yang peduli akan isu – isu kebakaran, termasuk kebakaran hutan. Contohnya adalah FFA (FIre – Free Alliance).

Seluruh pihak perlu terlibat dalam setiap upaya penanggulangan masalah kebakaran hutan. Jangan hanya mengandalkan pemerintah karena kelestarian hutan akan memengaruhi setiap makhluk hidup. Sebagai makhluk yang berakal, seluruh manusia bertanggung jawab atas keperluan bersama.

Langkah – Langkah Pencegahan Kebakaran Hutan
Artikel Informasi Tips dan Info

Langkah – Langkah Pencegahan Kebakaran Hutan

Langkah – Langkah Pencegahan Kebakaran Hutan – Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, definisi kata ‘Kebakaran’ adalah peristiwa terbakarnya sesuatu (rumah, hutan, dan sebagainya). Kebakaran juga didefinisikan sebagai reaksi oksidasi eksotermis dari suatu bahan bakar yang diiringi dengan timbulnya nyala api. Biasanya reaksi ini bekerja dengan cepat.

Di kamus yang sama, hutan memiliki beberapa definisi di antaranya adalah tanah luas yang ditumbuhi pohon – pohon (biasanya tidak dipelihara orang). Di hutan tumbuh banyak pepohonan yang menyejukkan. Keberadaan pepohonan ini dapat menyumbang oksigen yang dibutuhkan oleh makhluk hidup di bumi. Selain itu, pepohonan juga menjadi salah satu penangkal berbagai bencana, misalnya banjir dan tanah longsor. Lantas bagaimana jika hutan terbakar atau dibakar secara sengaja? Bukankah kerugian akan sangat terasa? Terlebih bagi manusia yang kadang dengan tidak tahu malunya justru menjadi penyebab kebakaran hutan itu sendiri.

Manusia dengan segala sifat tamaknya tidak hanya akan merugikan dirinya sendiri. Flora dan Fauna yang tak berdosa juga akan merasakan jahatnya manusia yang berani membakar hutan tempat mereka tinggal. Berikut adalah beberapa dampak kebakaran hutan yang umumnya menimpa flora dan fauna di dalamnya:

1. Banyak hewan kehilangan tempat tinggalnya
Hutan merupakan salah satu tempat yang menjadi tempat tinggal banyak sekali jenis hewan. Kebakaran hutan yang terjadi tentu akan merusak rumah bagi para hewan yang tinggal di dalamnya. Contohnya adalah orang utan yang umumnya tinggal di hutan dan suka bergelantungan di pepohonan. Saat kebakaran hutan terjadi, pohon – pohon akan terbakar dan tidak utuh lagi. Alhasil, rumah dan tempat favorit mereka pun akan hilang dengan begitu saja.

2. Matinya berbagai jenis flora dan fauna
Beberapa jenis hutan biasanya memiliki keanekaragaman jenis flora dan fauna yang bervariasi. Bahkan beberapa hutan tertentu merupakan tempat tinggal bagi tumbuhan maupun hewan yang sudah hampir punah. Insiden kebakaran hutan tentu akan menjadi bencana pula bagi flora dan fauna yang menghuni di dalamnya. Hal ini dapat menimbulkan kematian bagi mereka.

Langkah – langkah pencegahan kebakaran hutan
Setelah mengetahui bahaya dampak – dampak buruk dari terjadinya kebakaran hutan, manusia sebagai satu – satunya makhluk berakal perlu melakukan berbagai cara untuk mencegah kejadian yang sama terulang kembali. Beberapa langkah yang dapat diambil adalah:

1. Tidak sembarangan membakar sampah atau semacamnya
2. Melakukan penyuluhan
3. Larang perokok membuang puntung rokok sembarangan
4. Laporkan segera jika menyaksikan kebakaran hutan.

Langkah – langkah di atas hanyalah sebagian kecil dari banyaknya langkah yang dapat diambil untuk melakukan pencegahan terhadap bencana kebakaran hutan. Mulailah semuanya dari diri sendiri. Lambat laun tularkanlah kebiasaan baik yang dapat mencegah bencana ini ke pada orang lain.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!